Tim Nasional Juarai MNC Cup 2013

Tim Nasional Juarai MNC Cup 2013

Tim Nasional Juarai MNC Cup 2013

Tim Nasional Indonesia U-23 berhasil memboyong trofi pada pertandingan melawan Maladewa yang berakhir dengan skor 2-1 di MNC Cup Minggu (24 November 2013). Awalnya Tim Nasional U-23 sempat tertinggal 1 gol yang dicetak oleh Ali Fasir. Namun, Garuda Muda segera bangkit melalui gol – gol yang dicetak oleh Feri Pahabol dan Dendi Santoso. Selain itu, Alfin Tuasalamony juga berperan penting dalam membawa Tim Nasional Garuda Muda di turnamen mini guna mempersiapkan SEA Games untuk meraih tiga kemenangan. Tim Nasional Gruda Muda asuhan Rahmat Darmawan ini  kembali berformasi 4-2-3-1, Fandi Eko Utomo sebagai penyerangutama dengan disokong oleh Ramdani Lestaluhu, Andik Vermansyah dan Ferinando Pahabol. Tim Nasional Indonesia menyerang Maladewa dari awal pertandingan, karena seperti saat kontra Laos dan Papua Nugini tidak ingin terulang.

Bermain mendominasi tidak membuat Tim Nasional Indonesia bisa membobol gawang Imran Mohamed. Sadangkan, Kurnia Meiga melakukan kesalahan fatal dalam mengantisipasi umpan Akram Abdul Ghanee sehingga gawangnya mampu dijebol oleh Ali fasir pada menit ke 12 dengan menanduk bola. Dengan ketinggalan 1 skor, Tim Nasional tak pantang menyerah. Pada menit ke 17, Feri Pahabol membuat Imran Muhamed bekerja lebih keras untuk menyelamatkan gawangnya. Jeda beberapa saat, Ramdani Lestaluhu melakukan tandukan, namun sayang tandukan Ramdani Lestaluhu masih bisa ditakhlukkan oleh kiperyang tampil sangat baik itu. Serangan balik yang dilakukan Maladewa untuk menyerang sisi kanan pertahanan sang Garuda Muda ini memiliki transisi yang sangat menakjubkan.

Peran penting dari Alfin Tuasalamony yang dari awal pertandingan sudah bermain sangat cemerlang ini membuat kedudukan sama melalui umpan jitu yang berhasil dimanfaatkan oleh Feri Pahabol dengan melakukan tendangan datar yang meluncur ke gawang Maladewa pada menit ke 21. Indonesia  semakin memberi banyak tekanan pada lawan setelah gol terjadi. Pada laga ini yang menjadi  striker bayangan Fandi Eko Utomo. Para pemain timnas Indonesia tampil fleksibel mengisi setiap lini di area Maladewa, tetapi sisi kanan yang dihuni oleh Alfin Tuasalamony dan Andik Vermansyah bermain lebih dominan daripada sektor yang lain. Jelang akhir babak pertama, Indonesia hampir saja tertinggal akibaat sepakan bola mati yang mampu di terima dengan baik oleh pemain Maladewa yang bernonor punggung dua, Ahmeed Numah. Beruntung sundulan Ahmeed Numah ini melebar kesedikit dari gawang sehingga skor akhir babak pertama ditutup dengan hasil imbang yaitu 1 – 1.

Pada awal permainan babak ke dua, permainan lebih lambat daripada babak pertama, walaupun begitu Indonesia tidak gentar untuk melakukan serangan jika ada peluang. Garuda Muda tampil lebih tenang di babak kedua, umpan – umpan yang melebar dari sisi ke sisi sering kali terjadi. Maladewa hampir saja membobol gawang Indonesia ketika Rony Beroperay meninggalkan posisi aslinya dan menyerang tim lawan, sehingga nyaris Abdhuham Hussam mencetak gol jika saja Kurnia Meiga tidak tepat dalam mengantisipasi bola dan menjaga gawangnya. Permainan berlangsung cukup lama tanpa adanya gol tambahan, dan Ramdhani Lestaluhu dan Ferinando Yohanes Pahabol ditarik keluar oleh Rahmad Darmawan dan menggantinya dengan Bayu Gatra dan Dendi Santoso untuk menambah daya gedor.

Setelah pemain Arema Indonesia tersebut masuk, Dendi Santoso langsung memberikan kontribusinya. Dendi Santoso berhasil mencetak gol di menit ke 76 yang berawal dari sepakan Alfin yang ditangkis oleh Imran Mohamed, dan Alfin kembali menyambar bola tersebut melewati dua bek Maladewa, Alfin pun memberi umpan silang mendatar yang langsung disambar oleh Dendi Santoso. Dan Indonesia memimpin dengan skor 2-1. Setelah gol kedua tercipta, pada menit ke 86 Andri Ibo ditarik keluar dan diganti dengan Mohamad Syaiffudin yang berduet dengan Manahati. Skor 2-1 keunggulan atas Indonesia bertahan sampai usai pertandingan. Indonesia U-23 berhasil menjuarai MNC Cup dengan poin sembilan dari tiga laga yang telah dilakoni. Dan inilah yang dijadikan sedikit modal Skuat Garuda Muda untuk SEA Games di Myanmar.