Redknap Inginkan Parker

Redknap Inginkan Parker

Redknap Inginkan Parker

Bursa Transfer Bola – Queens Park Rangers berharap dapat mengajak Scott Parker meninggalkan Liga Premier setelah mereka menawar pada Tottenham Hotspurs sebesar 2 juta pounds untuk gelandang Inggris tersebut.

Parker, seperti Tom Huddlestone, telah diberi tahu bahwa dia bisa meninggalkan White Hart Lane musim panas ini. dengan kedatangan gelandang bertahan internasional Brazil, Paulinho  sebagai opsi ayng fresh di gelandang tengah. Pemain 32 tahun itu didatangkan Spurs pada era Harry Redknap, sekarang menjadi manajer Queens Park Rangers dua tahun lalu dan dia adalah pemain kunci dalam era Redknap. Hubungan antara pelatih dan manajer tersebut masih kuat. Scott Parker menjadi pemain inti dalam lini tengah The Spurs di era Redknap. Kemampuannya dalam menjelajah lapangan serta mendistribusikan bola sangat disukai manajer berjuluk Houdini tersebut. Parker yang memiliki jiwa kepemimpinan seperti Singa juga membuat tipikal bermainnya menjadi pilihan utama dalam formasi 4-4-2 atau 4-2-3-1 dalam formasi Spurs racikan Redknap.

Kepergian Harry Redknap sebagai manajer Tottenham Hotspurs membuat posisi Scott Parker terancam. Gaya bermainnya yang terlalu “Inggris” disinyalir takkan cocok dengan skema racikan Andre Villas-Boas yang lebih condong ke gaya bermain tim continental. Terbukti di musim lalu Parker memperlihatkan pada puvblik bahwa dia sangat kebingungan selama bermain dalam skema yang dibuat oleh AVB. Beberapa kali Parker melakukan kesalahan elementer saat dipercaya sebagai gelandang bertahan yang bertugas melindungi backfour Spurs. Pergerakan pemain tanpa henti dalam strategi AVB membuatnya bingung. Bila dianalogikan, seperti kita melihat penampilan Martin Skrtel selama berada dibawah arahan Brendan Rodgers, meski Parker tampil tak seburuk Skrtel di Liverpool. Kendati demikian, Redknap masih memiliki tugas lain, yakni meyakinkan Parker untuk menurunkan standar gajinya dari 60 ribu punds per pekan dan merelakan posisinya di Piala Dunia Brazil tahun depan. toh, ketertarikan Redknap hanya akan menemui kegagalan bila ada tim yang bermain di kasta liga premier inggris menawar Parker. Selama ini hanya Sunderland yang mengindikasikan ketertarikan pada pemain yang terlihat masih ingin bermain di ibu kota Inggris.

Parker adalah pemain yang perjalan karirnya berliku-liku. Sebenarnya dia berpotensi menjadi pemain tengah Inggris yang bisa menyamai kemahsyuran Frank Lampard atau Steven Gerrard. Parker muda memiliki semua kualitas yang memungkinkan dia mencapai fase tersebut. Bersinar di awal karirnya bersama Charlton Atletic pada musim 2003-2004, Parker yang kala itu masih berusia 23 tahun menjadi seorang pemain tengah yang enerjik tapi memiliki teknik yang tak dipunyai gelandang bertahan Inggris tradisional. Dia bisa menjadi dynamo tim yang bergerak kemana saja, determinasi tanpa henti menjadi cirri khas di awal karirnya. Kesialan didapatnya saat memutuskan berpindah ke klub London Chelsea. selama bermain di Stamford Bridge, dia tak pernah diberi kepercayaan oleh Jose Mourinho hingga perkembangannya terhambat. Parker menemukan jiwanya saat bermain bersama West Ham dan mencapai era terbaik selama berkarir dibawah bimbingan Harry Redknap.

Sekarang hanya tersisa Fulham, klub yang berharap dapat mendatangkan winger Wolves, Bakary Sako, mungkin bisa jadi pelabuhan Scott Parker. Paulinho diharapkan menyelesaikan kepindahannya senilai 17 juta pounds dari Corinthians dan akan kembali bermain di kompetisi elit Eropa. Dia telah bermain bersama Vilnius di Lithuania dan klub Polandia LKS Lodz dimasa-masa awal karirnya. “Mereka (Spurs) membuat penawaran pada agen saya dan pada Corinthians, saya duduk, menganalisa proposal dan memilih Tottenham,”katanya. “Kami pikir kesepakatan ini adalah jalan terbaik, opsi terbaik. Saya bergerak dari klub besar ke Tottenham, klub besar lain di liga yang besar. Saya akan menampilkan performa yang terbaik dalam pekerjaan saya. Saya tak menyesali dan tak mau menyesali keputusan ini.” Pasar Bola Indo