Persija Jakarta Terancam Tidak Akan Lolos Verifikasi

Persija Jakarta Terancam Tidak Akan Lolos Verifikasi

Persija Jakarta Terancam Tidak Akan Lolos Verifikasi

Musim baru akan segera dimulai, Persija Jakarta sepertinya masih dibelit oleh masalah tunggakan gaji kepada beberapa pemainnya. Padahal sebentar lagi proses verifikasi yang dilakukan PSSI untuk memastikan layak atau tidaknya tim berkiparah di kancah Liga Super Indonesia akan berakhir. Menanggapi hal ini, Ferry Paulus selaku Presdir Persija Jakarta mengaku optimis bisa menuntaskan masalah ini tepat waktu. Pihak PSSI yang akan melakukan verifikasi kepada seluruh klub meminta setiap calon peserta memenuhi lima aspek yang disyaratkan supaya lolos. Kelima aspek tersebut meliputi infrastruktur, sporting, personel, finansial dan aspek legal. Dan Persija otomatis masih terkendala dalam aspek finansial yang mengancam tim asal ibukota ini gagal dari proses verifikasi.

Sebenarnya aspek finansial menjadi pekerjaan rumah yang tidak hanya menjadi masalah Persija Jakarta, tetapi juga oleh beberapa klub lainnya. Pihak PSSI sendiri mensyaratkan seluruh klub sehat secara finansial supaya mereka bisa mengakhiri kompetisi samapi berakhir tanpa mengalami krisis finansial di tengah musim. Dengan lolos apsek finansial, PSSI bisa mengetahui manajemen keuangan yang dipakai klub. Tunggakan gaji pemain yang sering terjadi di liga sepak bola Indonesia juga diharapkan tidak akan terjadi jika setiap klub bisa mengatur pemasukan dan pengeluaran dana mereka dengan lebih terkontrol.

Untuk setiap klub yang sampai saat ini masih memiliki hutang berupa tunggakan gaji para pemainnya, pihak PSSI memberi waktu sampai tanggal tanggal 5 Desember untuk segera memenuhi kewajiban mereka. Persija Jakarta saat ini mempunyai tunggakan berupa lima bulan gaji kepada pemain mereka musim lalu. Bahkan di musim sebelumnya, Persija Jakarta juga masih menunggak gaji pemain seperti Bambang Pamungkas, Leo Saputra dan beberapa pemain lainnya. Bambang dan Leo bahkan sampai melaporkan tunggakan gaji mereka ke pengadilan. Saat ditemui di Senayan Jakarta, Ferry mengatakan dia masih memiliki waktu sampai tanggal 5 Desember 2013 untuk menyelesaiakan masalah tunggakan gaji. Persija menurut Ferry susah meemnuhi keempat aspek lainnya dan hanya menyisakan persoalan gaji yang akan segera diselesaikan sebelum tenggat waktu dari PSSI berakhir.

Ferry bahkan menyebut dia optimis masalah ini akan segera berakhir pada akhir bulan November. Ferry akan bekerja keras untuk bisa melunasi kewajiban tim membayaar gaji karena jika sampai awal Desember belum selesai, dia dan manajemen hanya mempunyai waktu lima hari efektif untuk membayar tunggakan. Hal pelik yang harus juga mendapat perhatian Persija Jakarta tentu saja persoalan Bambang Pamungkas dan Leo Saputra yang mengadukan mereka ke pengadilan. Bambang dan Leo melaporkan Persija Jakarta untuk membayar kerugian karena menunggak gaji mereka dengan angka mencapai sepuluh milyar lebih.