Pasar Taruhan Taklukkan AC Milan Sassuolo Juara Trofeo Tim

Taklukkan AC Milan Sassuolo Juara Trofeo Tim

Taklukkan AC Milan Sassuolo Juara Trofeo Tim

Pasar Taruhan – Sassuolo tampil mengejutkan di ajang Trofeo Tim setelah mampu mengalahkan AC Milan dengan skor 2-1 dan memastikan tampil sebagai juara di kejuaraan tersebut. Dalam kejuaraan segitiga itu, tim-tim yang berpartisipasi hanya melibatkan AC Milan, Juventus dan Sassuolo.

Sassuolo yang hadir sebagai salah satu klub promosi di pentas Liga Italia Seri-A tersebut mampu mengumpulkan empat poin dimana satu poin mereka dapatkan saat kalah adu penalti kala berhadapan dengan Juventus, sedangkan tiga poin berikutnya mereka dapat dari hasil kemenangan atas AC Milan. Dalam laga tersebut, nama Sassuolo sendiri tampil sebagai tim yang tak di unggulkan, karena sebelumnya mereka sudah kalah dari Juventus lewat drama adu penalti.

Sedangkan AC Milan sendiri memang lebih diunggulkan karena mereka sudah menempati posisi teratas kompetisi setelah mengalahkan Juventus lewat adu penalti. Apalagi II Rossoneri juga unggul lebih dulu saat laga baru memasuki menit ke-4 berkat gol Andrea Petagna. Namun di menit ke-12 Sasuolo malah mampu menyamakan skor berkat gol Gaetano Masucci. Lepas 30 menit laga berjalan, Milan dipaksa bermain 10 pemain akibat salah satu punggawa mereka Bryan Cristante di ganjar kartu merah setelah mendapat kartu kuning keduanya perihal pelanggaran yang dilakukannya. Sassuolo yang ungul jumlah pemain mencoba tampil lebih menekan. Alhasil Gaetano Masucci menjadi mimpi buruk bagi Rpssoneri. Berkat gol keduanya di menit ke-45, ia mampu mengantar Sassuolo ketangga juara kompetisi tersebut.

Dengan hasil tersebut, Milan dipastikan berada di dasar klasemen dengan raihan dua poin, selisih satu poin dibawah Juventus yang mampu meraih tiga poin. Allegri pun mengaku mentalitas pantang menyerah yang dimiliki para punggawa Sassuolo patut diacungi jempol. Meski dalam keadaan tertinggal, mereka mampu bangkit bahkan mampu membalikkan keadaan. Allegri juga mengatakan jika hasil laga tersebut bisa menjadi pelajaran baginya guna menghadapi kompetisi Liga Italia musim depan. Mereka tidak ingin mengulangi kegagalan mereka lagi seperti musim kemarin.

Sementara itu, Sassuolo yang mampu menjadi juara menatap positif hasil tersebut. Kemenangan tersebut bisa mereka jadikan modal mereka menghadapi kompetisi mendatang. Mereka juga ingin membuktikan hal yang sama di pentas Liga Italia. Meski mereka hanya tim promosi, tapi mereka akan berjuang keras, minimal mampu menjadi klub penghuni papan tengah klasemen Liga Italia. Mereka juga dikabarkan tengah mempersiapkan skuad terbaik mereka. Hal ini sengaja mereka lakukan agar tidak kecolongan start di awal kompetisi nanti. Karena poin di laga-laga awal sangat penting bagi perjalanan mereka selanjutnya. Kami akan berusaha tampil dengan baik di musim nanti. Ini bisa menjadi modal bagus bagi mental skuad kami. Kami siap menjadi pesaing dipapan tengah.’ ungkap sang pelatih Sassuolo, Eusebio Di Francesco, Rabu (24/7). Pasar Taruhan