Pasar Taruhan Redkknap Tentang Musim Depan

Redkknap Tentang Musim Depan

Redkknap Tentang Musim Depan

Pasar Taruhan – Konfigurasi kekuatan di sepakbola Inggris telah berganti. Daripada melihat tentang strategi apa yang akan digunakan oleh Sir Alex Ferguson untuk menjauhkan raihan gelar Manchester United dari jumlah yang dikumpulkan Liverpool atau ambisi Roberto Mancini untuk menggeser dominasi Fergie musim depan. Perubahan total akan terjadi musim depan dimana ketiga tim teratas di liga akan menghadapi hal yang sama : rivalitas yang tetap dengan pergantian pemimpin.

Chelsea siap menghadapi musim baru dibawah pimpinan Jose Mourinho yang kembali di layar kaca penikmat bola Inggris. Petualangan baru Mourinho atau lebih tepatnya dikatakan periode kepemimpinan Mourinho yang kedua kalinya akan secara resmi dibuka saat melawan Hull City. Steve Bruce adalah orang yang mendapatkan kehormatan sebagai manajer pertama yang berduel kembali dengan Jose.

Mourinho kemudian mendapatkan kehormatan sebagai tamu pertandingan pertama David Moyes sebagai manajer Manchester United. pertandingan tersebut akan menjadi pertandingan yang spesial bagi kedua kubu. Pada pertandingan tersebut akan menentukan siapa yang sebenarnya menjadi manajer baru yang berpotensi memenuhi ekspektasi tim di bulan-bulan berikutnya.

Melihat konferensi pers Mourinho saat dia pertama kali datang, dia terlihat berbeda. Tak ada lagi pria muda arogan yang dengan sombong mengatakan bahwa dirinya adalah seorang yang spesial dan harus dihormati karena telah memenangkan Liga Champions di tim sebelumnya. Sepertinya sosok tersebut telah tertinggal di Real Madrid karena dia dapat dikatakan gagal total di musim sebelumnya. Versi baru dari Mourinho adalah orang yang tenang dan bahagia, yang selalu menjawab pertanyaan dengan diplomatis. Mari kita nantikan apakah dia tetap tenang dan bahagia setelah tanggal 17 Agustus.

Mari kita nantikan saat mesin-mesin tim liga Premier Inggris dinyalakan, menantikan bahan bakar memenuhi tangki dan menjadikan lomba siap dimulai. Kemudian kita mendapati fenomena yang menarik. Jadwal di pekan pertama Liga Inggris tampak tak bersahabat dengan David Moyes, dengan perjalanan ke Swansea di pertandingan pertama, lantas dilanjutkan dengan pertandingan melawan Chelsea dan Liverpool. Jadwal tersebut seolah-olah memberikan kesempatan padanya untuk mempertontonkan kesiapan dan ketepatan dalam pemilihan waktu karena dia tak mendapatkan jangka waktu yang lama untuk mempersiapkan tim melalui pekan berat pasca Sir Alex Ferguson.

Moyes pasti mengetahui cara untuk bertahan menghadapi pekan berat di Liga Premier Inggris setelah melatih Everton dalam jangka waktu yang lama dan saya tetap mengakui bahwa dia harus mengeluarkan energy ekstra untuk membawa Manchester United mendapatkan hasil yang bagus dalam enam pekan pertamanya. Pengumuman tentang jadwal Liga Premier Inggris pasti membuat Moyes mengeluarkan statemen “mayday” pada bagian keuangan Manchester United untuk mendatangkan tambahan pemain yang berkualitas.

Jika Manchester United bisa mendatangkan Fabregas (yang terlihat sulit sekali dikejar) atau Cristiano Ronaldo (yang hampir mustahil didapat), mungkin dapat memberikan gambaran bahwa Mourinho sekali lagi harus mendaki gunung yang tinggi untuk mendapatkan gelar Liga, setelah dia mengalami masa tiga tahun yang berat di Spanyol. Banyak orang yang akan menahan ucapan mereka tentang prediksi juara Liga Inggris sebelum bursa transfer resmi ditutup, masih banyak uang yang akan dikeluarkan pastinya.

Sementara Pellegrini tiba di Manchester City dari Malaga dan dia telah membeli pemain dari Liga Spanyol serta Jovetic dan Fernandinho dari Shahkthar Donetsk. Dengan kombinasi pemain baru seperti Jesus Navas, Negredo, Jovetic, dan Fernandinho serta kemampuan pemain yang sudah lama di tim seperti David Silva dan Yaya Toure, City akan menjadi salah satu tim dengan skuad yang paling mumpuni. City akan memulai liga menghadapi Newcastle sebelum menjamu duo tim promosi, Cardiff dan Hull. Nampaknya City akan mendapatkan 9 poin di pekan awal Liga Premier Inggris. Pasar Taruhan