Pasar Taruhan Juventus, Napoli dan Fiorentina

Juventus, Napoli dan Fiorentina

Juventus, Napoli dan Fiorentina

Pasar Taruhan – Gaya bermain catenaccio sudah menjadi cirri khas klub-klub Italia sejak dulu, termasuk juga tim nasional “negeri pizza” tersebut. Dalam gaya permainan tersebut, mereka mengandalkan permainan bertahan yang ketat dan disiplin kuat. Skema itu terkenal di dunia sepakbola, ketika Inter Milan ditangani oleh pelatih Helenio Herrera pada tahun 1960-an.

Pada musim 2009/2010, klub yang bermarkas di kota Milan itu juga sukses menerapkan gaya catenaccio dengan kombinasi counterattack alias serangan balik, saat ditukangi pelatih asal Portugal, Jose Mourinho. Mereka memenangkan tiga gelar sekaligus atau treble winners, yaitu juara Serie A, Piala Italia, dan gelar Liga Champions. Selain itu, tim nasional Italia juga pernah menjuarai dua trofi Piala Dunia dengan bermain ala catenaccio. Bintangnya adalah bek Claudio Gentile dan Franco Baresi, serta kiper Dino Zoff, yang menjuarai Piala Dunia 1982. Kemudian, pada Piala Dunia 2006, Fabio Cannavaro dan Alessandro Nesta, serta kiper Gianluigi Buffon membawa negara itu menjadi kampiun lagi.

Hingga sekarang, masih banyak klub Liga Italia yang menganut gaya catenaccio, dikombinasikan dengan permainan memikat di lini tengah dan depan. Inter Milan dan AS Roma menjadi klub yang belum kebobolan sama sekali di dua laga awal liga musim ini. Selain itu, ada tiga klub lagi yang pastinya juga memiliki pertahanan terbaik di Serie A.

Juventus

Trio bek Barzagli-Bonucci-Chiellini menjadi salah satu kekuatan utama I Bianconeri dalam dua musim terakhir, dengan hasil dua scudetto berturut-turut. Kelemahan di lini depan, memaksa mereka harus disiplin dalam pertahanan, yang juga diperkuat oleh Buffon di bawah mistar gawang. Sedangkan, barisan controcampista-nya muncul sebagai pecetak gol bagi tim. Bukti kekuatan pertahanan Juventus adalah kepercayaan dari pelatih tim nasional Italia, Cesare Prandelli yang diberikan kepada empat pemain itu di tim negaranya. Musim ini, manajemen La Vecchia Signora menambah stok untuk lini belakang, dengan mendatangkan Angelo Ogbonna dari Torino sebagai pelapis, jika ada yang cidera.

Napoli 

Paolo Cannavaro adalah sosok sentral di lini belakang Napoli dalam beberapa musim terakhir. Kedatangan pelatih anyar Rafael Benitez musim ini, turut membawa sejumlah pemain baru, termasuk bek Raul Albio dari Real Madrid yang akan bahu-membahu dengan Cannavaro untuk memperkuat barisan pertahanan klub tersebut. Selain itu, Benitez yang mengusung pola empat bek itu, masih punya banyak pilihan lainnya, seperti Alessandro Gamberini dan Miguel Britos. Selain itu, juga  ada Federico Fernandez, bek muda asal Argentina yang sempat dipinjamkan ke Getafe pada musim lalu. Dengan kekuatan itu, bisa dipastikan lini belakangan Napoli akan menjadi salah satu yang terbaik.

Fiorentina

Klub yang dilatih Vincenzo Montella ini muncul di peringkat 5 besar klasemen sementara Serie A musim ini. Tentunya, itu juga berkat kesolidan lini bekakangnya. Trio Facundo Roncaglia, Gonzalo Rodriguez dan Stevan Savic yang memulai debutnya bersama Fiorentina sejak musim lalu, akan menjadi benteng kokoh bagi klub tersebut pada musim ini. Pasar Taruhan