Nasri Juluki Fans Kasar Arsenal ‘Bodoh’

Nasri Juluki Fans Kasar Arsenal ‘Bodoh’

Nasri Juluki Fans Kasar Arsenal ‘Bodoh’

Nasri Juluki Fans Kasar Arsenal ‘Bodoh’ – Pemain lini tengah asal Perancis, yang pernah menghabiskan tiga tahun dalam karir profesionalnya sebagai seorang pesepakbola di Emirates Stadium, telah memukul balik para fans yang telah menjulukinya sebagai seorang tentara bayaran dan sang gelandang kemudian juga mengatakan bahwa dia bergabung bersama dengan Manchester City untuk memenangkan gelar juara.

Pemain lini tengah yang bermain untuk membela Manchester City yaitu Samir Nasri mengatakan bahwa kekerasan yang dirinya terima dari para pendukung Arsenal itu “bodoh” saat dirinya sedang bersiap untuk menghadapai The Gunners di dalam kompetisi Community Shield pada hari Minggu.

Playmaker yang berasal dari Perancis itu telah menjadi target dari para penggemar Arsenal sejak dia memilih untuk pindah dan bergabung bersama dengan saingan The Gunners di Liga Premier Inggris yaitu City pada tahun 2011 kemarin yang melibatkan sejumlah besar uang sehinga banyak yang merasa yakin dan juga percaya bahwa kepindahannya tersebut bermotif finansial.

Akan tetapi Nasri telah memukul balik ejekan dari para fans The Gunners menjelang pertandingan di Stadion Wembley, dimana pemain yang berusia 27 tahun itu mengklaim bahwa dirinya tidak pernah merasa jatuh cinta dengan Arsenal dan pergi meninggalkan klub untuk melanjutkan karirnya.

“Saya hanya berpikir bahwa kekerasan yang saya dapatkan itu bodoh. Saya itu bukan seorang penggemar Arsenal, saya tidak berasal dari London.”

“Kalah boleh jujur kami merupakan pemain dan kami hanya melihat apa yang menjadi kepentingan terbaik bagi kami sendiri dan juga bagi karir kami.”

“Ketika Manchester City datang untuk mendapatkan saya itu merupakan pilihan terbaik untuk datang ke sini. Sejak saya datang ke City saya telah berhasil memenangkan banyak trofi dan saya memiliki kehidupan yang jauh lebih baik sehingga saya benar-benar merasa senang tentang segala sesuatu.”

“Jika para penggemar tidak bisa melangkah maju maka itu terlalu buruk. Saya tidak berusaha untuk memiliki suatu masalah terkait dengan hal tersebut. Mereka hanya melakukan apa yang memang harus mereka lakukan dan mereka mencintai klub mereka. “

“Mereka melihat itu sebagai suatu pengkhianatan atau bahwa saya mengkhianati mereka akan tetapi bukan itu.”

“Syaa itu tidak seperti itu. Saya hanya melihat apa yang terbaik bagi saya dan itulah yang juga dilakukan oleh Bacary Sagna, apa yang dilakukan oleh Emmanuel Adebayor dan juga apa yang dilakukan oleh Kolo Toure.”

“Untuk para fans, satu-satunya alasan itu seharusnya adalah karena uang. Akan tetapi itu bukan hanya untuk uang. Tentu saja, itu merupakan suatu faktor dan itu penting. Akan tetapi jika seseorang mendapatkan 200.000 pounds per minggu, 150.000 pounds atau bahkan 100.000 pounds per minggu, bukan itu yang akan membuat perbedaan atau dampak di dalam kehidupan kamu, sehingga itu tidak benar. “