Menurut Wenger Kekalahan Merupakan Perjalanan

Menurut Wenger Kekalahan Merupakan Perjalanan

Menurut Wenger Kekalahan Merupakan Perjalanan

Kekalahan merupakan suatu perjalanan di musim ini. Hal tersebut diakui oleh pelatih Arsene Wenger yang harus menyaksikan timnya dibantai oleh kubu tuan rumah Manchester City dengan skor 6-3 di akhir pekan kemarin. Hal itu juga tidak membuat Wenger beranggapan bahwa ini merupakan sebuah akhir dari persaingan di musim ini, karena itu ia menolak pernyataan itu dan mengungkapkan sebuah penilaian tidak didasarkan dari satu pertandingan saja. City kini hanya terpaut tiga angka di belakang pimpinan klasemen sementara The Gunners namun Wenger sama sekali tidak melihat bahwa kekalahan itu merupakan sebuah ancaman besar dalam proses perebutan gelar di musim ini. “Mereka merupakan salah satu tim yang mengalahkan, tetapi hal itu tidak lebih dari sekadar permainan saat ini,” tutur Wenger.

“Kami telah bermain melawan Everton dan Southampton, dan mereka juga sama baiknya seperti City.” Sementara pelatih Manuel Pellegrini mengungkapkan kebanggaannya dengan sikap yang cukup senang, terlebih menghajar lawan-lawan yang notabene berada dalam kategori tim mapan seperti Arsenal, Manchester United dan Tottenham Hotspur, dengan total 16 gol dari pertandingan itu. Meski telah mengantongi kemenangan, namun Pellegrini tidak mau mengungkapkan bahwa torehan tiga angka itu menjadikan timnya favorit kuat untuk merebut gelar juara dan ia mengatakan: “Kami sama sekali tidak memikirkan mengenai hal itu untuk saat ini. Karena kami masih memiliki angka yang harus dikejar dan mungkin hal yang sama juga diupayakan enam atau tujuh tim lainnya.

“Saya berpikir bahwa itu bukanlah pertandingan terbaik bagi kami di musim ini, karena Arsenal masih bisa mencuri tiga gol penting dan angka itu masih terlalu banyak dari sejumlah kesempatan yang mereka peroleh. “Tetapi itu merupakan pertandingan yang cukup lengkap dari segi lini depan kami, karena tentu tidak mudah untuk mencetak enam gol melawan Arsenal, salah satu tim yang memiliki pertahanan cukup baik di Liga Premier, dan setidaknya kami juga memperoleh lima kesempatan yang lain.” Sementara itu pelatih Arsene Wenger menganggap bahwa perjalanannya ke Napoli di Liga Champions pada Rabu lalu – satu hari selang City mengalahkan Bayern Muenchen di Jerman pada kompetisi yang sama – sedikit mempengaruhi performa anak-anak asuhannya. “Saya tidak ingin mencari-cari alasan setelah kekalahan seperti ini, karena tidak akan membantu sama sekali,” tambahnya. “Tentu terjadi sebuah ketidakseimbangan dan anda dapat melihat bahwa kami sangat jauh dari kondisi prima seperti yang kami harapkan.”

Tetapi pelatih berkebangsaan Prancis itu mengakui kalau kegagalan ini merupakan salah satu bentuk kekecewaan yang ditanggung oleh para pemain-pemainnya, sebagaimana tim tersebut menjadi korban yang kesekian untuk kemasukan gol dalam jumlah banyak, di mana total City telah menjaringkan 35 gol di musim ini.