Djadjang Nurjaman Tantang Pemainnya Pecahkan Rekor

Djadjang Nurjaman Tantang Pemainnya Pecahkan Rekor

Djadjang Nurjaman Tantang Pemainnya Pecahkan Rekor

Djadjang Nurjaman Tantang Pemainnya Pecahkan Rekor – Arsitek Persib Bandung yakni Djadjang Nurjaman menantang penyerang Djibril Coulibaly untuk bisa menyaingi dua mantan bomber Maung Bandung yang pernah tercatat sebagai pemain Persib Bandung dengan koleksi gol terbanyak dalam satu musim yakni 21 gol. Dua mantan penyerang Maung Bandung tersebut adalah Sutiono Lamso dan Sergi van Dijk. Sutiono Lamson pernah menjadi pemain Persib Bandung dengan jumlah gol tertinggi yang bisa dicetak dalam satu musim. Tepatnya pada musim 1994/95 atau saat Liga Indonesia pertama kali digelar, Sutiono Lamso sukses mencetak total 21 gol. Rekor ini kemudian dipatahkan oleh Sergio van Dijk musim lalu atau setelah 18 tahun rekor tersebut tercipta. Sergio van Dijk yang didatangkan dari salah satu klub asal Australia sukses menyamai jumlah 21 gol dalam semusim meski hanya bermain setengah musim untuk Persib Bandung.

Djadjang Nurjaman Tantang Pemainnya Pecahkan Rekor – Jika masih bergabung dengan Persib Bandung musim ini, bisa jadi Sergio van Dijk akan memecahkan rekor tersebut. Sayangnya saat ini pemain berkepala plontos tersebut lebih memilih untuk membela Sepahan di Iran. Djadjang Nurjaman tidak sembarangn memberikan tantangan kepada Djibril Coulibaly. Pasalnya Coulibaly sudah menunjukkan jika dirinya memiliki potensi besar untuk bisa menyamai pencapain dua bomber Persib Bandung terdahulu. Dari lima laga yang suda dimainkan pada Indonesia Super League musim ini, mantan penyerang Barito Putera tersebut sudah mencetak empat gol. Artinya rasio gol Coulibaly saat ini mencapai satu per pertandingan. Dengan sisa musim yang masih lama berakhir maka tidak menutup kemungkinan rekor milik Sutiono Lamso dan Sergio van Dijk akan pecah pada akhir musim ini di tangan Djibril Coulibaly.

Djadjang Nurjaman Tantang Pemainnya Pecahkan Rekor – Djadjang Nurjaman mengaku jika dirinya sudah mengetahui sebesar apa potensi yang dimiliki oleh striker yang berasal dari Mali tersebut. Mantan pelatih Pelita Jaya ini menilai jika Coulibaly memiliki kapasitas sebagai seorang penyerang dengan insting mencetak gol yang tinggi. Meski berharap Coulibaly bisa memenuhi tantangannya tersebut, Djadjang Nurjaman tetap mengutamakan kemenangan bagi tim dibanding dengan rekor peribadi. Ketajaman seorang Djibril Coulibaly sudah ditunjukkan saat dirinya masih bermain untuk Barito Putera. Bermain bersama Barito Putera, nama Djibril Coulibaly mulai mencuat dan merangsek ke daftar pencetak gol terbanyak musim lalu.

Djadjang Nurjaman Tantang Pemainnya Pecahkan Rekor – Bermain untuk sebuah klub yang tidak terlalu sering melahirkan seorang pemain tajam, Coulibaly mampu menyeruak dalam daftar top skor yang biasanya hanya diisi oleh beberapa nama. Musim lalu Boaz Solossa memang menjadi pencetak gol terbanyak Indonesia Super League dengan raihan 25 golnya. Tapi Coulibaly ikut sukses dengan melesakkan 21 gol. Jumlah gol yang dicetak pemain yang berusia 27 tahun ini mencapai 21 gol, menyamai perolehan Sergio van Dijk yang juga mencetak 21 gol.