Arsenal Harapkan Undian Yang Mudah

Arsenal Harapkan Undian Yang Mudah

Arsenal Harapkan Undian Yang Mudah

Tidak ingin menghadapi ujian berat di babak 16 besar membuat Arsene Wenger memiliki harapan tinggi. Setidaknya ia tidak ingin fokus utamanya di salah satu turnamen pada musim ini bisa membuyarkan kedua peluangnya merebut Liga Premier dan Liga Champions secara bersamaan. Usai keluar sebagai posisi kedua di Grup B membuat Arsene Wenger kini berada pada posisi yang jauh lebih sulit, karena bakal menghadapi salah satu tim unggulan di babak knock-out walau hal ini tidak mudah namun setidaknya masih memiliki secercah harapan baginya. Usai mengantongi kekalahan 2-0 dari Napoli di pertandingan terakhir fase grup, membuat Borussia Dortmund secara mengejutkan keluar sebagai juara grup usai mempermalukan tuan rumah Olympique Marseille 2-1 di menit-menit akhir dan tentu saja peluang untuk bertemu tim seperti Real Madrid, Barcelona dan Bayern Muenchen sangat terbuka lebar dalam proses pengundian pada Senin mendatang.

Walau demikian Wenger hanya bisa mengucap syukur karena sudah dapat meloloskan diri dari babak grup maut, sebagaimana ia justru menyampaikan simpatinya kepada pelatih Napoli, Rafael Benitez, yang harus tersisih di peringkat ketiga dan akan berkecimpung di Liga Europa babak 32 besar, meski tiga tim sama-sama mengakhiri fase grup dengan 12 angka. “Kami senang masih bisa diberikan kesempatan untuk melangkah ke babak selanjutnya setelah melewati sejumlah pertandingan yang cukup sulit,” ungkap Wenger. “Karena kami memandang pertandingan ini sangat serius, mempersiapkan dengan baik, dan tetap fokus, namun di babak kedua kami mengendorkan stamina dan fisik, setelah kelelahan melawan Everton.

“Mungkin bila anda memenangkan fase grup, anda menganggap telah melakukan tugas dengan baik. Ketika anda melangkah ke babak selanjutnya, maka harapannya kini adalah mendapatkan lawan yang tidak terlalu berat. “Jika melihat potensi tersebut, maka keseluruhannya tidak ada yang mudah dan cenderung jauh lebih sulit. Sementara di sisi lain, kami telah kualifikasi untuk ke-14 kalinya selama beberapa tahun dan lolos ke 16 besar dan mungkin angka 14 memberi keberuntungan bagi kami. “Kita lihat saja hasil pengundian pada awal nanti dan kami akan menilai pada Februari, karena akan banyak terjadi perubahan dari kedua belah sisi, dan bagi kami dan tim yang akan kami hadapi, dan mulai saat ini kami akan menyimpan di belakang, selagi kami berkonsentrasi lagi di kompetisi reguler.”

Wenger juga mengakui kalau timnya berada pada posisi yang sulit, diantara tekad dan ambisi di Napes, dalam pertandingan yang penuh dengan harapan satu angka agar mengamankan posisi sebagai juara grup dan memudahkan langkah di babak selanjutnya. “Salah satu hal utama yang tersulit di sepakbola adalah ketika salah satu dari tim anda, melakukan serangan, sementara kami juga bertahan. Kami tidak menciptakan gol pada malam ini dan memberikan harapan kepada tim lawan,” ungkap Wenger. “Napoli bermain cukup baik dan kami sempat tidak dapat berbuat banyak dalam beberapa menit terakhir, namun pada akhirnya kami tetap melaju. Anda tentu merasakan hal iba terhadap kubu Naples. Karena kami berada di sebuah grup yang sangat, sangat sulit dan bayangkan saja, tiga tim teratas sama-sama meraih 12 angka. Mereka tentu menganggap hal ini tidak benar.”