Agen Bola Indra Sjafrie Sayangkan Skuadnya Lakukan Kesalahan

Indra Sjafrie Sayangkan Skuadnya Lakukan Kesalahan

Indra Sjafrie Sayangkan Skuadnya Lakukan Kesalahan

Agen BolaKemenangan Indonesia atas Myanmar ternyata menyisakan kekecewaan terutama di benak Indra Sjafrie, pelatih timnas Garuda U-19. Menurut Indra, skuadnya sering melakukan kesalahan pada pertandingan melawan Myanmar yang dihelat di Stadion Petrokimia Gresik tadi malam. Walaupun demikian, sang pelatih sangat mengpresiasi para skuadnya lantaran mereka mampu membobol gawang Myanmar dua kali berbalas satu gol saja. Dengan demikan, Indonesia bersiap melawan Vietnam di pertandingan selanjunya. Setidaknya, pertandingan tadi malam merupakan pelajaran bagi skuad muda Garuda serta sang pelatih bahwa Blunder masih sering terjadi. Bahkan, salah satu blunder tersebut berujung pada go semata wayang Myanmar. Ini menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi khususnya sang pelatih.

Dalam pertandingan tersebut, tercatat ada enam kesalahan yang dilakukan oleh pemain bertahan. Salah satu kesalahan tersebut berujung dengan lahirnya gol untuk Myanmar. Sang pelatih tampaknya harus memberikan instruksi khusus untuk lini pertahanan tim. Sementara itu, poin plus pantas diberikan kepada lini serang lantaran mereka memperlihatkan kinerja yang luar biasa. Para pemain bertahan Myanmar sering kali kerepotan menghalau serangan demi serangan yang digagas oleh Maldini. Pemain Indonesia yang satu ini sering melakukan penetrasi dari sisi kiri pertahanan Myanmar. Tidak jarang, pemain bertahan Myanmar harus menjatuhkan sang pemain untuk menghalangi pergerakan Maldini.

Pertandingan tadi malam merupakan pertandingan yang Indra telah prediksi. Sebelum pertandingan dimulai, Indra sudah mengatakan kepada awak media bahwa Myanmar adalah lawan yang kuat. Indonesia akan melakukan pertandingan dengan lawan yang seimbang. Hal tersebut benar adanya. Ketika Indonesia melawan Brunei Darussalam, mereka dengan leluasa menerobos pertahanan lawan. Sementara ketika mereka melakoni pertandingan melawan Myanmar, mereka seolah dihalangi oleh tembok besar pertahanan yang dikomandoi oleh dua fullback Myanmar. Praktis, dalam pertandingan tersebut, dua fullback lawan sama sekali tidak pernah meninggalkan posnya di belakang. Mereka seolah tahu bahwa ada striker dan juga gelandang Indonesia yang memiliki kemampuan penetrasi cepat sehingga mereka tidak pernah membantu lini tengah dan meninggalkan pos mereka.

Memang ada hal yang berbeda yang diterapkan oleh pelatih Garuda Muda Indonesia. Di pertandingan sebelumnya, para pemain Indonesia sering melakukan umpan pendek. Sementara itu, ketika mereka melawan Myanmar, mereka lebih sering memperagakan umpan lambung jauh daripada umpan pendek. Untuk menanggapi hal tersebut, Indra mengatakan strategi tersebut ia terapkan karena ia tahu Myanmar memiliki pertahanan yang bagus. Ternyata strategi tersebut cukup efektif dengan bukti gol pertama yang berawal dari umpan lambung jauh dari tengah lapangan. Di sisi lain, pelatih Myanmar, Gerd Zeist beranggapan skuadnya belum menunjukkan kualitas terbaik mereka. Gerd Zeist mengatakan skuadnya lebih fokus untuk menyerang dan melupakan pertahanan. Agen Bola